Bongkar-bongkar arsip master Cosa, alhasil banyak “barang berharga” disana. Di antaranya tips berikut ini. Bukan tidak mungkin Anda juga termasuk yg gagal dalam berbisnis afiliasi termasuk diriku, hehe. Berikut tips dari Master Cosa biar jadi penjual afiliasi yg laris manis … belajar yuk!




I Finally Know The Secret of Selling

Dari keseluruhan gaji saya dari bisnis internet, sumbangsih dari bidang affiliasi sangat kecil, bahkan seringkali tidak ada. Ya, dari sejak pertama mengenal bisnis internet, saya hampir tidak pernah beruntung menjadi pedagang affiliasi, baik di lapak Amazon, Commission Junction, dan sebagainya. Batas minimum pembayaran di Amazon, yang hanya $100, pun baru tercapai setelah 1.5 tahun terlewati. But I finally know the secret of selling. Mau tahu?
Sebelumnya akan saya jelaskan dulu bahwa yang saya jual adalah produk-produk dari Amazon dan cara yang saya gunakan adalah promosi menggunakan AdWords (non-arbitrage). Studi kasusnya adalah sebuah software seharga sekitar $290 dengan komisi untuk tiap penjualan adalah $11. Dalam waktu 3 hari, terjual sebanyak 10 buah software dengan total biaya promosi sebesar $5. Silahkan dihitung sendiri keuntungannya
Meskipun yang saya gunakan adalah produk affiliasi dari Amazon, cara berikut juga dapat digunakan untuk produk-produk affiliasi lainnya, termasuk Commission Junction dan Clickbank.
Pada intinya, urutan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Memilih program affiliasi.
- Memilih produk untuk dijual.
- Membuat iklan.
- Menentukan kata kunci untuk iklan.
- Menentukan biaya promosi.
Mari kita bahas satu per satu.
Memilih Program Affiliasi
Tanpa perlu saya sebutkan, saya yakin Anda sudah tahu bahwa jumlah program affiliasi yang ada di internet tidak sedikit jumlahnya. Agar jualan kita lebih laris, pastikan Anda memilih program affiliasi yang memiliki reputasi yang bagus, seperti Amazon dan Clickbank. Unsur komisi juga jangan lupa untuk diperhitungkan karena terkadang ada produk yang ditawarkan melalui lebih dari satu program affiliasi dimana masing-masing program memberikan komisi yang berbeda.
Memilih Produk Untuk Dijual
Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang pemilihan produk adalah:
- Popularitas produk. Selain produk-produk yang lagi tren, produk yang baru dirilis berpotensi untuk laku dijual. Tidak perlu membuang-buang waktu untuk berjualan Windows 95 misalnya.
- Komisi penjualan produk. Karena cara promosi yang digunakan adalah melalui Adwords, maka komisi penjualan harus diperhitungkan. Jangan sampai barangnya laku, tapi tetap lebih besar pasaknya. Yang gampang, pilih saja produk yang harga jualnya lumayan.
Membuat iklan.
Salah satu kunci utama dalam berpromosi menggunakan program PPC (non-arbitrage) adalah pemilihan kata-kata yang tepat pada iklan. Percuma saja jika impresi tinggi namun tidak ada orang yang mengklik iklannya. CTR iklan yang baik setidaknya berkisar antara 5-10%, jadi jika selama ini iklan PPC Anda ber-CTR 0.xx%, berarti ada yang salah dengan iklan Anda.
Untuk kasus jualan, iklan Anda harus menunjukkan dengan gamblang kepada pembaca bahwa iklan tersebut ditujukan khusus kepada mereka yang berminat untuk membeli sehingga hanya orang-orang yang berpotensi untuk membeli saja yang mengklik iklan Anda. Dengan demikian, jumlah pengeluaran akibat klik iklan yang tidak terkonversi dapat ditekan.
Salah satu trik yang amat-sangat-manjur-sekali adalah dengan meletakkan informasi vital mengenai produk yang kita jual. Misalnya mengenai harga, diskon, atau pengiriman. Perlu dijelaskan mengapa?
Menentukan kata kunci untuk iklan.
Berbeda dengan tehnik arbitrage, gunakan hanya kata kunci yang berhubungan dengan produk yang kita jual. Sebisa mungkin, usahakan agar iklan kita muncul pada saat orang mencari informasi tentang pembelian produk tersebut (di Search network untuk kasus AdWords). Jika menjual XBox 360 misalnya, jangan sampai iklan kita muncul pada saat orang mencari informasi tentang review game XBox 360.
Saya sendiri biasanya hanya menggunakan sedikit kata kunci (10-20 kata kunci) untuk mempromosikan produk yang saya jual. Sebagai contoh, jika saya akan berjualan XBox 360 seperti pada contoh di atas, beberapa kata kunci yang saya gunakan adalah: “buy xbox 360“, “purchase xbox 360“, “buy xbox“, dan “purchase xbox“.
Lebih baik memasang iklan dengan impresi rendah namun memiliki CTR dan konversi penjualan yang tinggi dibandingkan dengan iklan berimpresi tinggi tapi nilai CTR dan konversinya rendah.
Menentukan biaya promosi.
Di bagian ini saya tidak akan berteori tapi langsung memberikan contoh. Ingat contoh produk software yang saya sebutkan di bagian awal artikel ini? Komisi penjualannya adalah $11 per produk. Dengan asumsi iklan yang saya buat sudah tepat dan yang melakukan klik adalah orang-orang yang berpotensi untuk membeli, maka saya perkirakan tingkat konversinya adalah 40%.
Dengan patokan perhitungan di atas, apabila nilai bid iklan saya tetapkan ke angka $1 per klik, maka setiap 10 klik saya akan mendapatkan keuntungan sebesar ($11 x 4) - ($1 x 10) = $34. Ingat, konversinya adalah 40%, sehingga tiap 10 klik akan menghasilkan 4 penjualan. Nah berarti, dana promosi yang harus saya siapkan untuk mendapatkan keuntungan penjualan sebesar $100 adalah $30 saja.
Yang di atas hanyalah contoh perhitungan saja. Pada kenyataannya, saya hanya menetapkan nilai bid pada angka $0.3 dan klik beserta penjualan masih terus mengalir
Karena kita tidak menggunakan cara arbitrage, aturlah agar nilai bid yang Anda pasang dapat membawa iklan Anda di posisi-posisi atas (1-3), setidaknya di halaman pertama hasil pencarian. Tapi sekali lagi, lakukan perkiraan konversi terlebih dahulu agar tidak overbid. Untuk awalnya, nilai konversi 10% dapat digunakan sebagai pegangan.
Bagaimana? Mau ikut jualan juga?
Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 18 July 2007. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.



