”Dengan potensi-potensinya yang luar biasa, Bandung paling siap untuk menjadi kota percontohan berbasis industri kreatif di Indonesia dengan sebutan Bandung Creative City.” TReNDI

Potensi
TReNDI membaca, menyadari, dan memahami dengan sebaik-baiknya bahwa:
1. Kota Bandung telah dikenal sebagai kota dengan banyak julukan antara lain Bandung tempo doeloe sebagai Parijs van Java, kota kembang, kota parahyangan, dan saat ini sebagai kota wisata kuliner, kota wisata belanja, kota jasa yang bermartabat, kota seni dan budaya, dan lain-lain.

2. Pada perkembangan terakhir dan juga yang akan datang, Kota Bandung telah berkembang sebagai kombinasi dari kota pendidikan, perdagangan, dan jasa yang sarat dengan muatan pengetahuan dan kota seni dan budaya.

3. Kombinasi kekuatan pengetahuan, teknologi, jasa, dan seni budaya tampaknya telah menjadi kekuatan baru Kota Bandung yang menjadi dasar-dasar dari terbentuknya kota kreatif dimana ia menjadi kawasan yang mampu mengembangkan kreativitas, pengetahuan, inovasi, dan sekaligus pertumbuhan ekonomi.

4. Kota Bandung memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi kota kreatif dengan daya kreatif sebagaimana diperkenalkan Richard Florida melalui konsep tiga T yakni: Talenta, Teknologi, dan Toleransi.

5. Ada 14 sektor industri kreatif yang secara umum marak di Kota Bandung dan sekitarnya. Dari ke-14 sektor tersebut, yang paling menonjol di Kota Bandung adalah desain, kerajinan tangan/kriya, arsitektur, musik, seni pertunjukkan, riset dan pengembangan. Dengan potensi tersebut menjadikan Kota Bandung paling siap untuk menjadi kota percontohan berbasis industri kreatif di Indonesia dengan sebutan Bandung Creative City.

Program TReNDI untuk Kota Kreatif
TReNDI memiliki visi: ”Terwujudnya Bandung yang Kreatif, Nyaman, dan Sejahtera.”

Pada Misi ke-7 dari TReNDI adalah: ”Mendorong perkembangan budaya kreatif dan berdaya Saing.”

Sedangkan program-program umumnya adalah:

1. Budaya Kreatif
a. Pembangunan sarana dan prasarana seni dan budaya
b. Penyelenggaraan beragam festival seni dan budaya
c. Pemeliharaan dan pengasuhan bakat-bakat kreatif dan kewirausahaan
d. Pembentukan komunitas dan klaster industri kecil menengah berbasis industri kreatif
e. Pembentukan lembaga Creative City Council

2. Berdaya Saing
a. Pemberian penghargaan pada pelaku seni dan budaya yang berkualitas
b. Pendataan pusat/sentra/komunitas dan pembentukan jaringan antar dalam dan luar kota serta jaringan luar negeri
c. Perencanaan dan perancangan ruang kota yang responsif dengan budaya kreatif

***

Bandung kota idaman

Rahayatna tetep nyaman
Nu boga pimpinan ngutamaken kajujuran
Boga walikota ngutamaken keadilan
………… ……… ……..

 

http://taufikurahman.com/